Destinasi Wisata Birtaria Kassi Pernah Jadi Primadona, Warga Minta Perhatian dari Pemkab Jeneponto
- Sulawesi.viva.co.id
SULAWESI.VIVA.CO.ID -- Kawasan wisata Birtaria Kassi yang terletak di Kelurahan Tonro Kassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kini tampak memprihatinkan.
Hampir dua dekade terakhir, kawasan ini belum menunjukkan tanda-tanda adanya perbaikan maupun pengelolaan serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto.
Dulu, di masa kepemimpinan Bupati Jeneponto almarhum Baharuddin Baso Tika, Birtaria Kassi pernah menjadi ikon kebanggaan Butta Turatea.
Wisatawan berdatangan, perekonomian warga sekitar menggeliat, dan kawasan ini menjadi destinasi favorit masyarakat.
Namun, masa keemasan itu kini tinggal kenangan. Fasilitas umum rusak dan terbengkalai, sarana-sarana wisata terlihat usang, dan suasana sepi dari aktivitas wisata menjadi pemandangan yang umum.
Ironisnya, harga tiket masuk yang sebelumnya hanya Rp2.000 kini naik menjadi Rp5.000 per orang, namun peningkatan tarif tidak diikuti dengan peningkatan layanan maupun perbaikan fasilitas.
Sewang (75), penjaga wisata yang telah bekerja hampir 20 tahun di lokasi tersebut, mengaku kecewa atas kondisi yang ada.
Ia menyebut para pengunjung sering menyampaikan keluhan soal tidak sesuainya tarif dengan kualitas tempat wisata yang ditawarkan.
"Sudah lama kawasan ini terabaikan. Sejak pergantian bupati, belum ada perhatian khusus ke Birtaria Kassi. Padahal dulu tempat ini membantu ekonomi banyak warga," ungkap Sewang saat ditemui awak media.
Masyarakat sekitar berharap adanya langkah konkret dari Pemkab Jeneponto. Tidak hanya sebatas perbaikan fisik, tetapi juga pemerintah diminta untuk melakukan upaya strategi promosi untuk kembali menghidupkan kawasan destinasi wisata Birtaria Kassi sebagai destinasi unggulan daerah.
Jika tak segera ditangani, kekhawatiran masyarakat adalah Birtaria Kassi akan benar-benar dilupakan, dan peluang untuk menggerakkan ekonomi lokal pun kian memudar. (*)