Hanya Sampah Residu Diangkut Petugas Sampah Ke TPA Antang Makassar
- sulawesi.viva.co.id
Sulawesi.viva.co.id– Bersiaplah warga Makassar. Pertanggal 1 Agustus 2026, Pemerintah Kota Makassar (Pemkot Makassar) memberlakukan peraturan tidak lagi mengangkut sampah organik dan anorganik warga berbahan plastik dan kertas. Hanya sampah residu atau jenis sampah sisa yang tidak diurai secara alami dan sulit didaur ulang, yang bakal diangkut petugas sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang-Makassar.
Berdasarkan Keputusan Walikota (Kepwali) Nomor 600.4.15/518/Tahun 2026, sosialisasi terkait angkut sampah warga gencar dilakukan petugas lingkup Pemkot.
Petugas Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar misalnya, berkeliling area pasar menemui para pedagang, mengimbau agar para pedagang mulai memilih dan memilah sampah sisa dagangannya berjenis organik seperti sisa makanan terdiri nasi basi, sayur sisa dan potongan daging. Kulit buah dan sayur, ampas sisa seduhan kopi dan kantong teh. Dedaunan yang kering dari pohon, ranting, serpihan kayu dan serbuk gergaji. rumput liar yang dipotong dan bunya yang layu.
Begitu pun sampah jenis anorganik berbahan plastik seperti botol plastik sisa minuman kemasan dan kantong plastik. Serta sampah berbahan kertas.
Sampah diatas itu bakal dijadikan pupuk kompos dari sampah jenis organik sebab bisa diolah dan Petugas PD Makassar menyediakan tempat atau lokasi khusus di area pasar dilengkapi petugas yang siap mengolah sampah organik jadi pupuk kompos tiap hari. Juga ada petugas khusus membawa sampah berbahan plastik dan kertas ke Bank Sampah.
"Setiap unit pasar itu ada komposter yaitu petugas pengolah sampah-sampah organik menjadi pupuk kompos, Pakan ternak, Biogas energi dan Kerajinan tangan. Juga ada petugas kami membeli sampah plastik dan kertas dari pedagang dan membawanya ke Bank Sampah." jelas Direktur Operasional (Dir Ops) PD Pasar Makassar Raya, Rusli Patara, Rabu (29/7/2026).
Seperti diketahui, pasar merupakan penyumbang tertinggi sampah sehingga penerapan awal Kepwali Makassar mulai dari pasar sekota ini.
Tersisa sampah residu seperti popok dan pembalut, tisu dan Kkpas bekas, styrofoam, puntung rokok, masker sekali pakai, yang bakal diangkut petugas sampah ke TPA Antang.