Kandang Sapi, Arena Judi Terselubung

Petugas gabungan bakar Bangunan Arena Sabung Ayam
Sumber :
  • Sulawesi.viva.co.id

SULAWESI.VIVA.CO.ID -- Aparat gabungan TNI dan Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi arena sabung ayam ilegal di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Minggu sore, (20/4). Penggerebekan dilakukan setelah kepolisian menerima laporan dari warga yang resah dengan maraknya praktik perjudian tersebut.

img_title Fakta Kericuhan di Lapas Narkotika Bolangi Gowa, Massa Diduga Dalam Pengaruh Narkoba.

Tim gabungan dari Polres Gowa, Kodim, serta Dandenpom Divisi Tiga Kostrad langsung bergerak ke lokasi. Namun, saat tiba di tempat kejadian, petugas hanya menemukan arena kosong. Para pelaku diduga telah kabur sebelum aparat datang.

“Kita hanya menemukan jejak-jejak aktivitas sabung ayam, seperti ceker ayam, kandang, serta bulu-bulu ayam yang berserakan,” ujar Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaeman.

img_title Usai Diperiksa 9 Jam, Kadis Perkimtan Gowa Dikabarkan Jalani Perawatan Medis

Ironisnya, petugas juga mendapati beberapa ekor sapi di dalam arena. Keberadaan sapi tersebut diduga sebagai siasat pelaku untuk menyamarkan lokasi sebagai kandang biasa.

“Ini trik mereka untuk mengelabui petugas maupun warga,” kata Aldy.

img_title Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Gowa Kembali Muncul Meski Pernah Digerebek Polisi

Operasi berlangsung di dua kelurahan yang berbeda dalam wilayah Kecamatan Bontonompo. Berdasarkan hasil penelusuran aparat, lokasi tersebut diketahui kerap digunakan sebagai arena sabung ayam ilegal yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi. Warga sekitar menyebutkan bahwa praktik ini sudah berlangsung cukup lama.

Tak ingin kecolongan lagi, petugas langsung melakukan pembongkaran dan pemusnahan arena. “Seluruh fasilitas yang digunakan sebagai arena kami musnahkan di tempat dengan cara dibakar,” ujar Aldy.

Ia menegaskan komitmen aparat dalam memberantas praktik perjudian di wilayahnya. “Kami tidak akan berhenti. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam bentuk perjudian apa pun.”