Ricuh, Puluhan Manusia Silver di Makassar Lawan Satpol PP dengan Busur Panah dan Batu

Manusia Silver di Makassr Lempari Satpol PP Pakai Batu
Sumber :
  • Sulawesi.viva.co.id

SULAWESI.VIVA.CO.ID -- Sebuah rekaman, video amatir viral di media sosial memperlihatkan insiden mengejutkan saat puluhan manusia silver melakukan perlawanan terhadap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar.

img_title Api Padam, Kehidupan Kawasan Tallasa City Berjalan Sedia Kala

Aksi manusia silver melawan Satpol PP tak terima mereka ditertibkan di kawasan Jalan Sungai Saddang, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam rekaman tersebut, terlihat para manusia silver bereaksi agresif saat petugas mendekat. Mereka melempari Satpol PP dengan batu serta menggunakan busur panah, sehingga memaksa petugas mundur dari lokasi demi menghindari korban jiwa.

img_title Tiga Hari Usia Bayi Meninggal Dunia Diduga Kelalaian RSIA Paramount Makassar

Kekacauan semakin memuncak, ketika seorang perempuan yang diduga warga sekitar nekat merebut seorang anak dari tangan petugas dan membawanya kabur menjauh dari lokasi kejadian.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis sore, 8 Mei 2025, saat Satpol PP tengah melaksanakan operasi rutin penertiban anak jalanan dan manusia silver di beberapa titik rawan gangguan ketertiban umum.

img_title Andi Muzzakir Aqil, Ketua Demokrat Makassar

Pelaksana Tugas Kasatpol PP Kota Makassar, Fathur Rahim, menyatakan bahwa pihaknya menurunkan personel gabungan dari 14 kecamatan untuk menertibkan kawasan-kawasan strategis yang selama ini sering terganggu oleh aktivitas manusia silver.

"Memang reaksi dari mereka kehadiran kami secara rutin juga (menertibkan). Volumenya banyak, dan sebagian teman-teman ami uga terkena lemparan dan sebagainya" kata  Fathur Rahim.

Plt Kasat Pol PP Makassar Fathur Rahim

Photo :
  • Sulawesi.viva.co.id

Aksi penertiban yang semula berlangsung tertib, berubah menjadi kericuhan yang membahayakan keselamatan di lapangan, sehingga operasi dihentikan sementara.

Bahkan saat rusuh saat ditertibkan itu, ternyata diantaranya juga menggunakan busur panah.

"Resiko dengan itu kami menjalankan tugas, bahkan ada yang bawa busur, dan tidak ada petugas yang luka" tuturnya.

Penertiban ini merupakan bagian dari agenda rutin pemerintah kota, untuk menjaga keteraturan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di pusat kota Makassar.

Satpol PP juga menyampaikan, bahwa sebagian besar manusia silver yang terlibat dalam insiden tersebut masih di bawah umur, sehingga pendekatan penanganan selanjutnya akan melibatkan dinas sosial dan perlindungan anak untuk mencari solusi jangka panjang.

"Tidak ada yang diamankan, mereka tetap akan masuk dalam pembinaan kita," tutupnya. (*)