Ratusan Jemaah Haji Pangkep Kloter 16 Tiba, Tiga Koper Hilang Saat Penjemputan
- Sulawesi.viva.co.id
SULAWESI.VIVA.CO.ID -- Suasana haru mewarnai kepulangan ratusan jemaah haji asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Senin malam, (22/6). Sebanyak 134 jemaah yang tergabung dalam Kloter 16 ini menjadi rombongan pertama jemaah haji Pangkep yang tiba di tanah air setelah menunaikan ibadah haji selama 43 hari.
Rombongan jemaah haji tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 19.45 WITA, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kantor Bupati Kabupaten Pangkep dan tiba sekitar pukul 21.00 WITA. Ribuan keluarga, kerabat, hingga tetangga memadati jalan dan halaman kantor bupati untuk menyambut kepulangan para jemaah.
Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Pangkep disambut haru
- Sulawesi.viva.co.id
Tangis bahagia dan pelukan hangat mewarnai pertemuan keluarga dengan para jemaah. Beberapa di antaranya adalah orang tua lanjut usia yang tak kuasa menahan rindu.
“Alhamdulillah saya sehat sampai di kampung halaman. Senang sekali bisa bertemu keluarga lagi,” kata Hasnah, salah seorang jemaah haji yang baru tiba.
Marwah, jemaah haji lainnya, mengaku terharu dengan sambutan keluarga dan warga sekitar.
“Terima kasih atas sambutannya. Bahagia sekali bisa pulang dengan selamat,” ujarnya.
Pemandangan menarik juga tampak dari para jemaah haji perempuan yang mengenakan busana glamor bertabur manik-manik. Pakaian ini sebagian dibeli di Tanah Suci, sebagian lainnya dipersiapkan khusus sejak sebelum berangkat, sebagai tradisi pulang berhaji di Pangkep.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Muhammad Nur Haliq, memastikan seluruh jemaah kloter pertama tiba dalam keadaan sehat. Namun, ia mengakui sempat terjadi kendala dengan hilangnya tiga koper milik jemaah.
“Alhamdulillah semuanya sehat. Hanya saja ada tiga koper kecil yang hilang karena membludaknya penjemput. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyambutan jemaah berikutnya yang akan tiba besok subuh,” kata Haliq.
Petugas kepolisian diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar area penjemputan, agar ribuan penjemput tetap tertib. Pemerintah Kabupaten Pangkep dan Kementerian Agama setempat berjanji akan memperbaiki mekanisme penyambutan agar lebih tertib pada kloter berikutnya.
Kepulangan kloter pertama ini menjadi penanda kembalinya ribuan jemaah haji asal Sulawesi Selatan ke tanah air secara bertahap, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji tahun ini.