Pekerja Dapur MBG di Bungoro Tersengat Listrik 20 Ribu Volt, Alami Luka Bakar Parah

Warga mengevakuasi pekerja tersetrum di atap
Sumber :
  • Sulawesi.viva.co.id

SULAWESI.VIVA.CO.ID--Seorang pekerja bangunan bernama Saharuddin (20 tahun) mengalami luka bakar serius setelah tersetrum jaringan listrik bertegangan menengah saat memperbaiki atap bangunan dapur MBG 002 di Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin siang, (29/12).

img_title Andi Muzzakir Aqil, Ketua Demokrat Makassar

  

Peristiwa kecelakaan kerja itu terjadi di sebuah bangunan ruko dua lantai yang berada di Kelurahan Samalewa. Rekaman warga yang beredar memperlihatkan kerumunan masyarakat di sekitar lokasi kejadian sesaat setelah insiden berlangsung.

img_title Lomba Tiup Kertas Anak Jalanan Meriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia

Kasat Reskrim Polres Pangkep

Photo :
  • Sulawesi.viva.co.id

Menurut keterangan kepolisian, Saharuddin saat itu bekerja bersama dua rekannya. Masing-masing memiliki tugas berbeda, yakni mengaduk campuran semen, menarik campuran ke bagian atas bangunan, serta melakukan pengerjaan di atas atap.

img_title Sedan Mewah dan Minibus Bertabrakan di Simpang Veteran Makassar, Diduga Abaikan Traffic Light

“Korban bertugas menarik campuran semen dari bawah ke atas atap. Saat berdiri dan menarik campuran tersebut, korban tanpa sadar menyentuh kabel listrik yang melintang di atas bangunan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkep AKP Saleh, saat dikonfirmasi.

Kabel yang tersentuh korban diketahui merupakan jaringan listrik tegangan menengah dengan daya mencapai 20 ribu volt. Jarak kabel dengan atap bangunan hanya sekitar satu hingga satu setengah meter, sehingga sangat dekat dengan area kerja.

Korban tersetrum menjalani perawatan intensif rumah sakit

Photo :
  • Sulawesi.viva.co.id

Akibat sengatan listrik tersebut, tubuh korban langsung terbakar dan memercikkan api. Warga bersama rekan kerja korban kemudian mengevakuasi Saharuddin dan membawanya ke RSUD Batara Siang, Kabupaten Pangkep, menggunakan kendaraan darurat.

Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan korban mengalami luka bakar sekitar 75 persen yang hampir mengenai seluruh bagian tubuhnya. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian dalam kecelakaan kerja tersebut. Sejumlah saksi, termasuk rekan kerja korban, telah dimintai keterangan.

AKP Saleh menambahkan, berdasarkan temuan awal, pihak pemberi kerja sebelumnya telah menerima imbauan dari PLN agar meningkatkan kewaspadaan serta menggunakan alat keselamatan kerja, mengingat lokasi bangunan berada tepat di bawah jaringan listrik terbuka bertegangan menengah. (Nur Islamiah)