Kasus Capai 2.015 Kasus, Kemenkes dan Pemkab Komitmen Turunkan Angka TB di Gowa

Bupati Gowa, Husniah Talenrang
Sumber :

SULAWESI.VIV.CO.ID - Kasus Tuberkulosis di Kabupaten Gowa pada 2025 lalu mencapai 2.015 kasus. Namun Pemerintah Kabupaten Gowa berkomitmen bakal memberantas penyakit Tuberkulosis melalui program dan layanan Kesehatan yang maksimal.

img_title Hadiri Sertijab Danrem 141/Toddopuli, Darmawangsyah Muin Tekankan Pentingnya Sinergitas Antar Daerah

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan bahwa Indonesia saat ini berada pada urutan kedua dunia dengan jumlah pasien TB terbanyak. Dimana khusus Kabupaten Gowa pada tahun 2025 tercatat sebanyak 2.015 kasus TB. 

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Gowa berkomitmen kuat untuk mengentaskan TB melalui penguatan layanan kesehatan dan dukungan bagi para kader.

img_title Majukan Olahraga, Darmawangsyah Muin ke Pengurus KONI: Pembinaan Harus Berkelanjutan dan Kreatif

“Kami bertekad mengentaskan TB di Gowa. Kami berharap dukungan infrastruktur dan alat pendukung bagi kader agar upaya eliminasi TB dapat terwujud,” jelasnya.

Dirinya mengaku, peran penting para kader kesehatan yang tersebar di 18 kecamatan sangat berdampak dalam penanganan kasus TB, sehingga ia berharap komitmen ini terus dilakukan hingga TB di Kabupaten Gowa segera mampu ditekan.

img_title DPRD Gowa dan Pemkab Perkuat Sinergi Evaluasi APBD 2025

“Mari kita berkomitmen bersama dalam menekan dan mencegah TB di Gowa sehingga daerah kita bisa bebas dari penyakit ini. Kami sangat bersyukur mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Talenrang membeberkan, Pemkab Gowa memiliki Program One Day One District atau Sehari di Kecamatan, yang salah satu agendanya adalah pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. 

Sehingga program ini dipercaya mampu menjadi bagian dalam melakukan penyasaran terhadap kasus seperti ini maupun program lain yang mencakup sektor pendidikan, pertanian, koperasi, dan lainnya yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan.

Sementara Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, menjelaskan bahwa penanganan TB merupakan salah satu program prioritas nasional yang mendapat perhatian langsung Presiden Republik Indonesia.

“Negara kita memiliki delapan program prioritas yang dipantau langsung oleh Presiden, salah satunya penanganan stunting melalui MBG, serta eliminasi TB,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan akan menyalurkan alat rontgen ke Kabupaten Gowa guna mendukung deteksi dini TB dan penyakit lainnya. Dari total 2.015 kasus TB yang terdiagnosis pada 2025, para kader diharapkan dapat melakukan penjangkauan pasien secara 100 persen.

Halaman Selanjutnya
img_title