Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Maros

Cuaca Ekstrem di Kabupaten Maros, Atap Rumah Warga Porak-poranda
Sumber :
  • Sulawesi.viva.co.id

SULAWESI.VIVA.CO.ID, MAROS --- Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan deras melanda Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

img_title Andi Muzzakir Aqil, Ketua Demokrat Makassar

Akibatnya, sejumlah rumah warga di Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, mengalami kerusakan yang didominasi pada bagian atap dan dinding bangunan.

Kepala Desa Tenrigangkae, Wahyu Febri, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan angin kencang menyebabkan beberapa rumah warga terdampak, dengan kerusakan paling parah terjadi di kawasan Perumahan Bumi Lestari Tenrigangkae.

img_title Lomba Tiup Kertas Anak Jalanan Meriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia

“Banyak rumah yang rusak akibat angin kencang, semua ada tujuh, tapi yang paling parah itu di Perumahan Bumi Lestari. Ada tiga rumah dan satu gudang kecil tertimpa pohon,” ujar Wahyu, Minggu (8/2/2026).

Pasca kejadian, pemerintah desa telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen awal terhadap kerusakan yang dialami warga. Langkah selanjutnya, pihak desa akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros.

img_title Sedan Mewah dan Minibus Bertabrakan di Simpang Veteran Makassar, Diduga Abaikan Traffic Light

Cuaca Ekstrem di Kabupaten Maros, Atap Rumah Warga Porak-poranda

Photo :
  • Sulawesi.viva.co.id

“Saat ini kami sudah turun melakukan asesmen dan akan berkoordinasi dengan BPBD untuk penanganan selanjutnya,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, kerusakan yang dialami warga rata-rata terjadi pada bagian atap dan dinding rumah.

Ia juga mengungkapkan bahwa rumah miliknya turut terdampak, meskipun hanya mengalami kerusakan ringan.

Cuaca Ekstrem di Kabupaten Maros, Atap Rumah Warga Porak-Poranda

Photo :
  • Sulawesi.viva.co.id

“Kerusakan rata-rata di bagian atap dan dinding. Rumah saya juga terdampak, tapi rusaknya ringan,” katanya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Maros.

“Kami menghimbau warga untuk selalu waspada karena cuaca ekstrem masih terjadi di Maros,” tutup Wahyu. (*)