Diduga Pelangsir BBM, Sebuah Mobil Pikap Terbakar Depan SPBU Pangkep
- Sulawesi.viva.co.id
Sulawesi.viva.co.id– Sebuah mobil pikap berwarna hitam, dengan nomor polisi DD 8517 WC, terbakar persis depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBBU), di Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Kab.Pangkep), Sulawesi Selatan, Minggu malam (21/06/2026).
Berkisar pukul 20.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA), api berkorbar membakar bodi mobil pikap hingga mengeluarkan suara ledakan dan menjadi perhatian warga sekitar juga pengendara yang melintas di jalan poros Sulawesi. Seorang pengendara mobil pikap tersebut, terpaksa dilarikan warga ke rumah sakit akibat luka bakar.
Petugas SPBBU setempat dibantu petugas kepolisian, segera memadamkan kobaran api dengan alat pemadam api ringan atau APAR yakni berupa tabung portabel. Usai api dipadamkan, polisi menemukan bagian tangki mobil telah dimodifikasi dan terdapat beberapa jirigen berbau bahan bakar minyak pada bagian belakang.
Kuat dugaan, mobil pikap ini dipakai sebagai praktik pelangsir BBM atau seseorang atau kelompok yang membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis subsidi seperti Solar dan Pertalite dalam jumlah besar di SPBBU, untuk dijual kembali demi mendapatkan keuntungan pribadi.
Seperti diketahui, harga beli BBM subsidi di SPBBU hingga per hari ini seperti jenis Solar lebih murah Rp 16.200 bila dibandingkan harga beli Solar non subsidi. Begitu pun harga Bensin Pertalite, lebih murah Rp 6.250 bila dibandingkan Bensin non subsidi.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian resor (Polres) Kab.Pangkep dan terus menyelidiki kasus mobil pikap terbakar tersebut.(*)