Gowa Cup II 2026 Diikuti 548 Perenang, Garuda Laut Makassar Juara Umum
- Sulawesi.viva.co.id
SULAWESI.VIVA.CO.ID - Gowa - Sebanyak 548 perenang mengikuti Kejuaraan Renang Gowa Cup II 2026 yang digelar di Dewi Sri Waterpark, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada 22–23 Juni 2026. Kejuaraan yang diselenggarakan Akuatik Indonesia Kabupaten Gowa bekerja sama dengan Dewi Sri Waterpark itu mempertandingkan 198 nomor lomba.
Pembukaan kejuaraan dihadiri Sekretaris Umum Akuatik Indonesia Sulawesi Selatan Agus Ismail yang mewakili Ketua Umum, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa Muh. Sahir, Ketua Akuatik Indonesia Gowa H. Salahuddin, serta Ketua KONI Kabupaten Gowa.
Peserta berasal dari berbagai klub renang di Makassar dan sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan. Kejuaraan ini juga diikuti klub dari luar provinsi, yakni Cakra Swimming Club Palu, Lahilote Swimming Club Gorontalo, dan Cendrawasih Swimming Club Jayapura.
Kategori yang dipertandingkan meliputi kelompok pelajar mulai tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama. Selain itu, panitia juga mempertandingkan kategori perkumpulan yang terdiri atas kelompok senior serta kelompok umur satu hingga kelompok umur empat.
Ketua Akuatik Indonesia Gowa H. Salahuddin mengatakan jumlah peserta pada penyelenggaraan tahun ini meningkat dibandingkan edisi sebelumnya. Menurut dia, peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat atlet dan klub untuk mengikuti kejuaraan yang digelar setiap tahun itu.
"Jumlah peserta tahun ini mencapai 548 orang dengan 198 nomor yang dipertandingkan," kata Salahuddin dalam sambutannya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa Muh. Sahir mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Ia mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung penyelenggaraan kompetisi sebagai bagian dari pembinaan atlet renang di Kabupaten Gowa.
Menurut Sahir, Gowa telah melahirkan sejumlah atlet yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional. Karena itu, keberadaan kompetisi dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet usia muda.
Sementara itu, Sekretaris Umum Akuatik Indonesia Sulawesi Selatan Agus Ismail menilai kejuaraan yang berlangsung secara rutin menjadi bagian penting dalam pembinaan prestasi. Menurut dia, atlet membutuhkan kompetisi untuk mengukur hasil latihan sekaligus menjadi evaluasi menjelang kejuaraan yang lebih tinggi.
Ia juga mengapresiasi penyelenggara yang telah melaksanakan kejuaraan sesuai mekanisme organisasi Akuatik Indonesia.