Pemotor Tewas dan Minibus Ringsek, Dua Hari Berturut-turut Terjadi Kecelakaan di Gowa
- Sulawesi.viva.co.id
SULAWESI.VIVA.CO.ID - Gowa - Dua kecelakaan lalu lintas terjadi dalam dua hari berturut-turut di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Peristiwa yang berlangsung pada Senin hingga Selasa, 13–14 Juli 2026, itu mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia, seorang anak mengalami patah tulang, serta tiga penumpang minibus mengalami trauma.
Dua kecelakaan tersebut terjadi di ruas jalan berbeda yang merupakan jalur utama penghubung Gowa dengan Kabupaten Takalar dan Kota Makassar. Satlantas Polresta Gowa menilai kecelakaan dipicu oleh faktor kelalaian pengemudi, mulai dari dugaan mengantuk hingga manuver menyalip di jalur berlawanan.
Petugas Satlantas Polresta Gowa mengevakuasi minibus usai kecelakaan
- Sulawesi.viva.co.id
Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Somba Opu, Senin, 13 Juli 2026. Sebuah mobil minibus menabrak bagian belakang truk yang sedang mengantre mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di depan SPBU.
Benturan menyebabkan bagian depan minibus ringsek. Tiga orang di dalam kendaraan, termasuk sopir, selamat meski mengalami syok akibat benturan.
Kasat Lantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadhly, mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan pengemudi kehilangan konsentrasi akibat kelelahan atau mengantuk.
Kasat Lantas Polresta Gowa
- Sulawesi.viva.co.id
"Diduga pengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan menabrak bagian belakang truk yang sedang mengantre untuk mengisi BBM," kata Hasan.
Sehari kemudian, Selasa, 14 Juli 2026, kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Poros Gowa-Takalar Kilometer 9, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng. Sebuah truk yang berusaha mendahului kendaraan di depannya masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan sepeda motor.
Pengendara motor, Rizal Rifaldi, 31 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian. Anak korban, RA, 5 tahun, yang dibonceng saat itu mengalami patah tulang pada bagian kaki dan masih menjalani perawatan di rumah sakit di Makassar.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan truk melaju dari arah Sungguminasa menuju Takalar sebelum mengambil jalur kanan untuk menyalip. Pada saat bersamaan, sepeda motor korban datang dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Gowa, Ipda Heri Siswanto, mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan terjadi saat sopir truk mengambil jalur kanan ketika mendahului kendaraan lain.