Basarnas Tutup Operasi SAR KM Nurul Salsa, 14 Penumpang Masih Hilang

Tim Basarnas menyisir perairan Selayar mencari korban KM Nurul Salsa
Sumber :
  • istimewa

SULAWESI.VIVA.CO.ID -- Selayar -- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menutup sementara operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polasi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Keputusan itu diambil setelah operasi pencarian berlangsung selama sepuluh hari, sesuai dengan prosedur operasi pencarian dan pertolongan.

img_title Dua Korban KM Nurul Salsa Dimakamkan di Selayar, Basarnas Masih Tunggu Identifikasi Temuan Jenazah

Sebelum operasi resmi ditutup, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran terakhir di wilayah pencarian pada Jumat pagi, 24 Juli 2026. KN SAR Kamajaya bersama kapal-kapal SAR gabungan menyisir perairan sekitar Kepulauan Sabalana untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

Penyisiran dilakukan di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus. 

img_title Hari Kesembilan Pencarian, Basarnas Temukan Jenazah dan Revisi Data Penumpang KM Nurul Salsa

Tim juga berkoordinasi dengan aparat desa dan nelayan di kawasan Sabalana agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penyisiran terakhir dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Menurut dia, langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh area pencarian telah diperiksa sebelum operasi dihentikan sementara.

img_title DVI Polda Sulsel Identifikasi Dua Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar

Photo :
  • Sulawesi.viva.co.id

"Hari ini merupakan hari ke-10 operasi pencarian. Pukul 07.00 Wita kami melakukan penyisiran ulang untuk memastikan wilayah Pulau Sabalana benar-benar bersih. Kami juga terus berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat," kata Andi Sultan.

Ia menjelaskan, operasi pencarian resmi dihentikan sementara setelah memasuki hari kesepuluh. Namun, penghentian itu tidak menutup kemungkinan operasi kembali dibuka apabila muncul informasi baru yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Apabila ada penemuan kembali atau informasi yang kami terima secara valid, Basarnas siap menggerakkan KN SAR Kamajaya untuk melakukan evakuasi," ujarnya.

Berdasarkan data Basarnas, KM Nurul Salsa mengangkut 76 penumpang saat mengalami kecelakaan. Hingga akhir operasi, sebanyak 58 orang berhasil diselamatkan, tiga orang ditemukan meninggal dunia, satu temuan jenazah masih menunggu hasil identifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan, sedangkan 14 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.

Usai evaluasi operasi SAR, Basarnas menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan unsur TNI Angkatan Laut. Pertemuan tersebut membahas penguatan kapasitas pencarian dan penyelamatan di wilayah kepulauan yang selama ini menjadi jalur pelayaran antarpulau.

Halaman Selanjutnya
img_title