Pekerja Pemecah Batu di Pangkep Tewas Tertimpa Bongkahan Batu Saat Bekerja

Petugas mengevakuasi jenazah korban tertimpa batu di Pangkep
Sumber :
  • Sulawesi.viva.co.id

SULAWESI.VIVA.CO.ID -- Pangkep -- Seorang pekerja pemecah batu bernama Dacing, 63 tahun, ditemukan meninggal di lokasi kerjanya di Kelurahan Tonasa Satu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu, (1/6). Korban diduga meninggal akibat tertimpa bongkahan batu saat memecah batu gunung.

img_title Anggaran Dari Pusat Diperkecil, Wabup Gowa Waspadai Keuangan Daerah Merugi

Korban ditemukan setelah keluarga mencarinya karena tidak pulang selama lebih dari satu hari. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian yang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas dari Polsek Balocci bersama Tim Inafis Polres Pangkep dan tenaga medis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memasang garis pembatas di sekitar lokasi untuk memudahkan proses identifikasi dan pemeriksaan awal.

img_title Andi Muzzakir Aqil, Ketua Demokrat Makassar

Saat ditemukan, tubuh korban berada dalam posisi hampir tengkurap. Sebagian tubuhnya masih tertindih bongkahan batu berukuran besar yang diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia.

Proses evakuasi berlangsung setelah pemeriksaan di lokasi selesai dilakukan. Jenazah korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah sebelum dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

img_title Lomba Tiup Kertas Anak Jalanan Meriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia

Kapolsek Balocci, Iptu Agus Indra, menjelaskan korban terakhir kali meninggalkan rumah pada Jumat, 31 Juli 2026, sekitar pukul 14.00 Wita. Menurut dia, korban berangkat untuk bekerja sebagai pemecah batu, pekerjaan yang telah dijalaninya setiap hari.

"Korban tanggal 31 kemarin, hari Jumat sekitar pukul dua siang keluar dari rumah kemudian menuju ke lokasi tempat dia bekerja. Memang keseharian beliau adalah pemecah batu," kata Agus.

Hingga Sabtu siang, korban belum juga kembali ke rumah. Kondisi itu membuat keluarga khawatir dan meminta cucu korban mendatangi lokasi kerja untuk memastikan keberadaannya.

"Anak korban kemudian menyuruh cucunya untuk mengecek di lokasi pekerjaan. Di sanalah cucunya menemukan korban sudah dalam keadaan tertindis batu dan meninggal dunia," ujar Agus.

Menurut hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Polisi menduga batu yang sedang dipecahkan korban bergeser lalu jatuh hingga menimpa tubuh korban.

"Batu menindis korban. Setengah badan korban tertindis batu yang cutup besar sehingga barangkali itulah yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Agus.

Halaman Selanjutnya
img_title