26 Pendaki Gunung Bawakaraeng Dievakuasi, 12 Masih Dalam Proses
- basarnas makassar
SULAWESI.VIVA.CO.ID--Gowa--Tim SAR gabungan mengevakuasi 26 pendaki yang mengalami masalah kesehatan setelah mengikuti upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sebanyak 14 pendaki telah berhasil dibawa turun dan mendapat penanganan medis, sedangkan 12 lainnya masih dalam proses evakuasi.
Komandan Rescuer Basarnas Makassar, Darul, mengatakan 26 pendaki tersebut terdiri atas tujuh laki-laki dan 19 perempuan. Mereka mengalami berbagai kondisi setelah berada di kawasan puncak hingga jalur pendakian.
“Tim kami telah berhasil mengevakuasi sebanyak 14 orang dan telah mendapatkan penanganan medis. Sedangkan 12 orang lainnya sementara dalam proses perjalanan evakuasi ke Posko Bulu Balea,” kata Darul.
Para pendaki yang dievakuasi mengalami sejumlah gangguan fisik, antara lain hipotermia, kaki terkilir, dan kram otot paha. Kondisi tersebut membuat sebagian pendaki mengalami penurunan kondisi fisik sehingga membutuhkan bantuan untuk turun dari gunung.
Evakuasi dilakukan dari sejumlah titik di jalur pendakian. Sebagian pendaki ditemukan mengalami masalah di Pos 10 atau kawasan puncak, sementara lainnya berada di Pos 8 serta jalur antara Pos 7 dan Pos 8.
“Adapun yang trouble di Pos 8. Ada juga yang trouble di antara Pos 7 dan Pos 8 atau patahan Pos 7 dan Pos 8, di mana medannya di situ memang sangat sulit,” ujar Darul.
Kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam proses evakuasi. Tim SAR harus membawa para pendaki melalui jalur yang terjal, termasuk ketika evakuasi berlangsung pada malam hari.
Untuk membantu pendaki yang mengalami penurunan kondisi, tim menggunakan sistem evakuasi secara estafet. Pendaki dibawa dari puncak menuju Pos 8, kemudian dilanjutkan tim dari Pos 7 dan diserahkan kepada tim di Pos 5 sebelum dibawa menuju pos evakuasi di Bulu Balea.
Seorang pendaki juga mengalami cedera tulang belakang setelah terpeleset atau terjatuh di jalur pendakian. Tim SAR dari Posko Tasoso turut menangani proses evakuasi pendaki tersebut.
“Satu tim kami yang berposko di Tasoso menangani satu orang pendaki yang terpeleset ataupun terjatuh sehingga mengalami cedera tulang belakang. Itu juga sementara masih dalam proses evakuasi,” kata Darul.