Pria di Makassar Tewas Ditikam Teman, Polisi Sebut Dipicu Ketersinggungan

Tim Dokpol melakukan olah TKP setelah penemuan jenazah pria
Sumber :
  • Sulawesi.viva.co.id

SULAWESI.VIVA.CO.ID--Seorang pria bernama Alif alias Koko, 28 tahun, tewas setelah ditikam temannya sendiri di sebuah rumah kos di Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu malam.

img_title Polisi Sita 2.600 Liter Solar Bersubsidi yang Diduga Ditimbun di Selayar

Alif ditemukan tergeletak di area parkir rumah kos. Sebelumnya, korban dan pelaku, Dirga, 22 tahun, terlibat cekcok di lantai tiga bangunan tersebut.

Kapolsek Bontoala Kompo Abdul Samad mengatakan penikaman diduga berawal dari persoalan sepele. Pelaku disebut menyapa korban dengan panggilan “Koko”, tetapi mendapat jawaban yang dianggap kasar.

img_title Panic Buying atau Panic Supplying? Membaca Antrean BBM di Sulawesi Selatan

Kapolsek Bontoala

Photo :
  • Sulawesi.viva.co.id

“Untuk sementara motifnya adalah ketersinggungan,” kata Abdul Samad.

img_title Antrean BBM Gowa Capai 1 Kilometer, Pasokan Disebut Tak Sesuai Pesanan

Menurut dia, pelaku kemudian kembali ke kamarnya dan mengambil badik. Senjata tajam itu dibawa kembali ke lokasi korban sebelum digunakan untuk menyerang Alif.

Polisi menyebut korban ditikam dua kali pada bagian leher, di sekitar belakang telinga. Setelah diserang, korban sempat berusaha menyelamatkan diri menuju lantai dasar.

Namun upaya tersebut tidak berhasil. Alif tersungkur di area parkir dan meninggal dunia.

Petugas Polsek Bontoala yang memperoleh informasi mengenai kejadian itu langsung mendatangi lokasi. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Badik yang diduga digunakan untuk menikam korban ditemukan di dalam toilet dan telah diamankan sebagai barang bukti. Sementara jenazah korban dievakuasi tim kedokteran kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah kejadian, Dirga mendatangi Polsek Bontoala dan menyerahkan diri. Polisi kini mengamankan pria tersebut untuk menjalani pemeriksaan terkait kematian Alif.

Abdul Samad mengatakan penyidik masih mendalami penyebab cekcok antara kedua pria tersebut. Polisi juga belum mengetahui apakah terdapat persoalan lain sebelum penikaman terjadi.

“Untuk sementara kami belum tahu,” ujarnya ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya persoalan sebelumnya antara korban dan pelaku.

Keduanya diketahui tinggal di rumah kos yang sama. Menurut polisi, hubungan korban dan pelaku sebelumnya cukup dekat.

Informasi dari pihak kelurahan bahkan menyebut keduanya sempat makan bakso bersama sebelum kejadian. Lurah Tompobalang Muhammad Darmawansyah mengatakan belum memperoleh informasi mengenai persoalan yang melatarbelakangi kematian Alif.

Halaman Selanjutnya
img_title