23 Rumah di Asrama Kodam Hasanuddin Terbakar, Diduga Dipicu Listrik Padam Bergilir
- Sulawesi.viva.co.id
SULAWESI.VIVA.CO.ID--Kebakaran melanda kawasan Asrama Kodam Hasanuddin Mattoanging di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa siang. Sebanyak 23 rumah dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar Fadli Wellang mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran itu. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi setelah api berhasil dipadamkan.
"Kejadian sekitar pukul 12.30 WITA. Laporan pukul 13.40 masuk ke kami di Mako Damkar, kemudian kami langsung ke lokasi kejadian," kata Fadli.
Api membakar rumah-rumah di kawasan asrama yang berada di Jalan Kakatua dan Jalan Cendrawasih. Kobaran api dengan cepat meluas ke bangunan di sekitarnya karena jarak antar-rumah yang berdekatan.
Kondisi angin yang kencang turut menyulitkan proses pemadaman. Api dengan cepat membesar dan merembet dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
Sejumlah warga asrama terlihat panik ketika kebakaran terjadi. Mereka berupaya menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah sebelum api menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Prajurit TNI turut membantu proses evakuasi barang milik warga. Di sisi lain, petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.
Damkarmat Makassar mengerahkan 25 unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan penyelamatan. Sebanyak 78 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Menurut Fadli, petugas menghadapi kendala karena akses menuju bagian dalam kawasan asrama semakin sempit. Kondisi itu membuat mobil pemadam sulit menjangkau titik-titik tertentu.
"Kendala tentu ada karena semakin ke dalam asrama jalan semakin mengecil, kemudian angin kencang," ujar Fadli.
Pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas mendata bangunan yang terdampak dan memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam rumah.
Fadli mengatakan jumlah rumah yang terbakar berdasarkan pendataan sementara mencapai 23 unit. Sebagian bangunan mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar.
Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.
Sebelum kebakaran, aliran listrik di kawasan tersebut dilaporkan sempat padam. Beberapa saat kemudian listrik kembali menyala, lalu kebakaran terjadi.