Kabar Terjaring OTT KPK, Bupati Koltim Abdul Aziz Tepis Isu: Saya Hadiri Rakernas NasDem, Siap Taat dan Patuh
- Sulawesi.viva.co.id
SULAWESI.VIVA.CO.ID — Bupati Kolaka Timur, Abdul Aziz dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan secara senyap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal itu disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto saat dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis.
“Sedang proses operasi,” ujar Setyo Budiyanto dilansir Viva.co.id.
Kendati demikian, ternyata Abdul Aziz tengah mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dirinya langsung memberikan klarifikasi kepada media, dan langsung didampingi Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni.
"Mungkin saya langsung saja, karena keterbatasan waktu. Saya baru mendengar berita itu tiga jam yang lalu soal kabar OTT. Alhamdulillah, hari ini saya ada di samping Kakak Ahmad Sahroni, dalam kondisi baik dan siap menghadiri Rakernas Partai NasDem," katanya.
Sementara itu, proses penyelidikan yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut, Abdul Aziz menegaskan akan taat dan patuh.
"Terkait dengan proses penyelidikan, seperti yang tadi disampaikan Kakak Ahmad Sahroni, apabila ada proses hukum, kami sebagai kader NasDem siap taat dan patuh," tuturnya.
Bupati Kolaka Timur (Kiri) Didampingi Politisi NasDem di Makassar
- Sulawesi.viva.co.id
Meski begitu, framing yang telah disebarkan bahwa dirinya terjaring OTT tidak diterima. Bahkan mengganggu psikologis dan tidak nyaman terhadap masyarakat.
"Tetapi, terkait dengan drama atau framing, ini yang secara pribadi dan secara keluarga tidak bisa kami terima, karena secara psikologis sangat mengganggu. Masyarakat juga merasa tidak nyaman," pungkasnya.
Sebelumnya, Bendahara Partai NasDem, Ahmad Sahroni membantah kabar Bupati Kolaka Timur, Abdul Aziz terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Itu yang dinamai oleh KPK sebagai OTT. Tapi, berita yang disampaikan Pak Johanis Tanak tidak benar. Abdul Aziz ada di sebelah saya dan sedang mengikuti Rakernas Partai NasDem di Makassar," kata Ahmad Sahroni saat memberikan keterangan persnya di Makassar, Kamis (07/08/2025).
Diketahui, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem digelar di Kota Makassar pada 8 hingga 10 Agustus 2025.
Ahmad Sahroni mengaku kaget, mendengar kabar bahwa kader NasDem itu terjaring OTT setelah tiba di Makassar.