Rancang APBD 2026 Pangkep Sebesar Rp 1,2 Triliun Fokus Bangun Saluran Air Bersih Dan Perbaiki Irigasi
- Istimewa
Sulawesi –Sebanyak 35 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp 1,2 Triliun melalui rapat paripurna bersama pihak eksekutif yang dihadiri Wakil Bupati dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (10/11/2026), di Ruang Sidang A-Gedung DPRD Kab.Pangkep.
APBD 2026 sebesar Rp 1,2 Triliun tersebut, rencananya difokuskan pada pembangunan saluran air bersih dan perbaikan saluran irigasi di wilayah kepuluan dan pesisir.
"Pemerintah Daerah sebaiknya fokus mendirikan saluran air bersih untuk masyarakat kepulauan dan pesisir, dan juga saluran irigasi di Tabo-Tabo untuk para petani disana agar bisa menanam dua kali setahun." Jelas Rahmat, Juru Bicara Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Bergantian memberikan pandangan dalam rapat paripurna, 5 fraksi lain seperti Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Amanah Bangsa dan Perjuangan Rakyat menyatakan bila APBD Tahun 2026 tersebut juga bisa digunakan untuk pendidikan dan kesehatan, peningkatan kesejahteraan guru ngaji dan tenaga medis di wilayah terpencil.
"Anggaran harus mampu menjawab tantangan pembangunan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat." Jelas Budiamin, Juru Bicara Fraksi Golkar.
Memang, APBD Tahun 2026 Kabupaten terbatas yang rencananya, anggaran tersebut diperoleh dari Pendapatan dasar Rp 1,1 Triliun ditambah dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 226 Miliar dan tambahan sah lainnya yakni senilai Rp 638 Juta.
"Perlu kreatifitas dan inovasi Pemkab dalam menggali potensi sumber pendapatan baru." Jelas H.Mantiri, Juru Bicara Fraksi Nasdem.
Namun itu semua, penggunaan APBD Tahun 2026 Kab.Pangkep perlu pengawasan dari masyarakat agar transparansi dan terbuka untuk publik akses. (Nur Islamiah)