Protes Organisasi Masyarakat Sipil Sulsel Tolak Pencabutan Pilkada Langsung

OMS Sulsel Kawal Pemilu menolak pencabutan pilkada langsung
Sumber :
  • Istimewa

Sulawesi –Aksi protes melalui pernyataan sikap Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Sulawesi Selatan Kawal Pemilu, yang menolak pencabutan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) langsung, dilayangkan melalui Konferensi Pers (Konpres), Senin kemarin (19/01/2026) di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar.  

img_title Terduga Pelaku Narkoba Kabur, Kapolsek Dicopot

 

Sebanyak 30 OMS Sulsel Kawal Pemilu yang terdiri dari gabungan beberapa lembaga diantaranya:

img_title Anggaran Dari Pusat Diperkecil, Wabup Gowa Waspadai Keuangan Daerah Merugi

1. Forum Informasi dan Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (FIK ORNOP) Sulsel

2. LBH Makassar

img_title Andi Muzzakir Aqil, Ketua Demokrat Makassar

3. Yayasan Pemerhati Masalah Perempuan (YPMP) Sulsel

4. Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi

5. Komunitas Inovasi dan Pelayanan Publik (KIPP) Sulsel

6. Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi

7. Balla Inklusi Sulsel

8. Lembaga Riset dan Penguatan Kebijakan Masyarakat (LRPKM) Sulsel

9. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar

10. Solidaritas Perempuan (SP) Angin Mammiri Sulsel

11. Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PERDIK) Sulsel

12. YMC Sulsel

13. Lembaga Mitra Lingkungan (LML) Sulsel

14. Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulsel

15. YMH Sulsel

16. Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulsel

17. Yayasan Pendidikan Lingkungan (YPL) Sulsel

18. Intitute of Community Justice (ICJ) Makassar

19. Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Sulsel

20. Wadjo Institute

21. Yayasan Pabbata Ummi (YABTA-U)

22. Yayasan Bumi Sawerigading (YBS) Palopo

23. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sulsel

24. Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH PERADI) Sulsel

25. Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) Makassar

26. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KONTRAS) Sulawesi

27. Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Sulsel

28. Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sulsel

29. Jati Sulsel

30. Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sulsel

 

"Wacana terkait rencana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang selama ini melalui pemilihan langsung oleh rakyat atau pilkada langsung menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yang pertama digulirkan Partai Golongan Karya (GOLKAR) kemudian disetujui para elit partai politik lainnya seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), adalah akal-akalan para elit parpol dan semata-mata untuk kepentingan politik segelintir kelompok elit politik yang berkuasa dan demi keuntungan oligarki." kata Koordinator FIK ORNOP Sulsel, Samsang Syamsir.

Halaman Selanjutnya
img_title