4.596 Warga Pangkep Sesak Nafas Dan Batuk, DPRD Jamin Akses BPJS
- sulawesi.viva.co.id
Sulawesi.viva.co.id– Dampak udara memburuk akibat sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sebanyak 4.596 orang warga Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Kab.Pangkep) terpapar Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) atau sesak nafas dan juga batuk.
Data rekapan yang dirilis Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab.Pangkep diatas, menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan.
Wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab.Pangkep meminta warga untuk menghubungi anggota dewan, jika terkendala akses terhadap layanan kesehatan, terutama akses kepesertaan kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).
"Hubungi saya saja, bapak-ibu. Insya Allah, saya siap memfasilitasi dan membantu bila ada kendala kepesertaan, seperti BPJS nonaktif maupun yang belum terdaftar sama sekali." kata Ketua Komisi 3 DPRD Kab.Pangkep, Muhammad Ikhsan Badaruddin, Jumat (16/10/2026) yang menjamin warga di Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene.
Menurutnya, keluarga yang hidup dengan keterbatasan ekonomi, sakit bukan hanya perkara tubuh yang lemah. Ada kecemasan lain yang kerap menyertai, biaya pengobatan. Status kepesertaan jaminan kesehatan hingga urusan administrasinya, terkadang menjadi tembok penghalang untuk memperoleh layanan medis.
Tak hanya menyoal BPJS, dalam temu konsituen atau reses masa Sidang Pertama Tahun 2026, anggota DPRD Kab.Pangkep dari Daerah Pemilihan 1 meliputi Kelurahan Pangkajene, Balocci dan Minasatene ini, menyelipkan program pendidikan gratis, terutama pendampingan pengurusan dokumen beasiswa.(*)