Polsek Bontonompo Musnahkan Puluhan Knalpot Brong, Antisipasi Kejahatan Jelang Ramadan

Bersama Forkopimda melakukan pemusnahan knalpot brong
Sumber :
  • Sulawesi.viva.co.id

SULAWESI.VIVA.CO.ID --– Polsek Bontonompo melakukan pemusnahan puluhan barang bukti knalpot brong yang merupakan hasil sitaan dari razia balapan liar. Pemusnahan tersebut berlangsung di Mapolsek Bontonompo, Jl. Poros Gowa-Takalar, Kelurahan Tamallatang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (26/2/2025).

Warga Kabupaten Gowa, Digegerkan Sesosok Mayat Tanpa Identitas

Kapolsek Bontonompo, AKP Zulkarnaim, mengungkapkan bahwa knalpot brong yang dimusnahkan adalah hasil razia yang dilakukan dalam rangka menanggulangi balapan liar menjelang bulan suci Ramadan.

“Knalpot brong ini merupakan barang bukti yang kami sita dalam razia balapan liar motor. Kami menahan para pelaku dan mewajibkan mereka untuk mengganti knalpot brong dengan knalpot standar,” jelas AKP Zulkarnaim.

Kasus Penipuan Akpol: Emosi Keluarga Korban Memuncak di Pengadilan

Sebanyak 20 unit knalpot brong dimusnahkan dalam kegiatan tersebut. Menurut Kapolsek, langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan, yang diprediksi akan menghadapi peningkatan potensi gangguan selama Ramadan.

Selain pemusnahan knalpot brong, Polsek Bontonompo juga menggelar rapat koordinasi bersama Danramil dan Camat setempat.

Belasan Pelajar SD di Kabupaten Takalar Sulsel Sakit Perut saat Santap Makan Bergizi Gratis

Rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kejahatan yang kerap meningkat menjelang Ramadan, seperti pelanggaran lalu lintas dan pencurian ternak.

“Selama Ramadan, pelanggaran lalu lintas, terutama balapan liar, dan kasus pencurian ternak sering kali meningkat. Karena itu, rapat koordinasi ini penting untuk mengantisipasi hal tersebut,” tambah AKP Zulkarnaim.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak pelaku balapan liar adalah remaja di bawah umur, seperti pelajar SMP dan SMA, yang kerap menimbulkan kerugian dan mengganggu kenyamanan masyarakat. Untuk itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk mengaktifkan kembali pos ronda dan sistem keamanan lingkungan (kamling).

“Kami juga menghimbau kepada para remaja agar tidak terlibat dalam balapan liar. Hal ini dapat mengganggu suasana khidmat selama bulan Ramadan,” tegas AKP Zulkarnaim.

Polsek Bontonompo berharap, dengan langkah-langkah ini, lingkungan akan semakin aman dan kondusif menyambut datangnya bulan suci Ramadan.