Basarnas Perbarui Data KM Nurul Salsa, Penumpang Bertambah Jadi 78 Orang
- Sulawesi.viva.co.id
SULAWESI.VIVA.CO.ID - Selayar- Basarnas Kelas A Makassar memperbarui data korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Jumlah penumpang yang semula tercatat 74 orang kini bertambah menjadi 78 orang setelah proses pendataan lanjutan dilakukan di posko operasi SAR.
Pembaruan data itu diumumkan di tengah berlangsungnya hari ketiga operasi pencarian, Jumat. Penambahan jumlah penumpang terjadi setelah petugas menemukan adanya korban selamat yang belum tercatat serta menerima laporan tambahan dari pihak keluarga.
Di perairan Selayar, tim SAR gabungan kembali melanjutkan penyisiran sejak pagi. Sejumlah kapal SAR dan KRI TNI Angkatan Laut bergerak menyisir area pencarian, sementara personel di anjungan kapal terus mengamati permukaan laut menggunakan teropong.
Penyisiran difokuskan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal hingga wilayah yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban. Tim juga memantau benda-benda yang mengapung di laut sebagai bagian dari upaya menemukan petunjuk baru.
Hingga operasi pencarian hari ketiga berakhir, tim belum menemukan korban tambahan. Petugas hanya menemukan sebuah pelampung yang mengapung di perairan Pulau Polassi dan diduga berkaitan dengan kecelakaan KM Nurul Salsa.
Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan perubahan data korban berasal dari proses verifikasi yang terus dilakukan sejak hari pertama operasi. Menurut dia, masih ada korban selamat yang belum melapor ke posko sehingga belum masuk dalam pendataan awal.
Kepala Kantor Basarnas Kelas A Makassar
- Sulawesi.viva.co.id
"Data korban bertambah dari yang awalnya 74 orang menjadi 78 orang. Pada saat pelaksanaan evakuasi di hari pertama, ada tiga orang korban selamat yang tidak melaksanakan pelaporan ke posko pendataan dan satu orang lainnya disampaikan oleh keluarganya pada Jumat pukul 13.10 WITA," kata Muhammad Arif Anwar.
Dengan pembaruan tersebut, jumlah korban selamat meningkat menjadi 52 orang. Sementara itu, satu korban dinyatakan meninggal dunia dan jumlah korban yang masih dalam pencarian bertambah menjadi 25 orang.
"Dalam pencarian korban bertambah satu orang menjadi 25 orang. Jadi jumlah keseluruhan menjadi 78 orang," ujarnya.
Arif mengatakan pembaruan data masih mungkin terjadi. Basarnas bersama instansi terkait terus mencocokkan data manifes dengan laporan keluarga serta hasil pendataan di lapangan agar jumlah penumpang dapat dipastikan secara akurat.