Tutup Menu

Guru Besar UNM Curhat Setelah Dicopot dari Jabatannya

Prof. Sukardi Weda.
Sumber :
  • Istimewa

Sulawesi.viva.co.id - Mantan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR 3) Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof, Sukardi Weda, mencurahkan isi hatinya usai dipecat Rektor UNM, Husain Syam beberapa hari lalu.

Dilansir dari website media kampus UNM, profesi-unm.com, curahan hati (curhat) itu disampaikan langsung oleh mantan rival Husain Syam saat Pilrek 2020 itu ke grup Lembaga Kemahasiswaan UNM, Sabtu (5/11).

Ceritanya pun tersebar luas ke berbagai grup WhatsApp. Ia menceritakan suasana hatinya jelang dipecat oleh Husain Syam.

Guru Besar Bahasa Inggris itu mengatakan sedang sangat bahagia saat dipanggil oleh Husain Syam. Putranya ingin melamar pujaan hatinya.

Sayang, kebahagiaan itu, tidak seiring dengan pemanggilan Husain Syam di Menara Pinisi. Ia dipecat secara langsung melalu bicara empat mata.

Berikut curahan hati Sukardi Weda yang tersebar ke grup WhatsApp.

Tak terduga. Di siang cerah itu. Aku sedang dalam wajah semringah.

Betapa tidak. Aku baru saja meninggalkan BSI. Untuk menarik uang panai putra saya.

Kebetulan di hari itu keluargaku akan mengantar putraku untuk mappettuada dengan perempuan yang ia kenal sejak hari pertama mereka bertemu di bangku SMA, saat PSB

Sekonyong-konyong, HP-ku berdering dan mataku tertuju pada staf rektor UNM, Pak Mus, sapaan yang akrab saya tujukan kepadanya.

Pak Mus menyapaku dengan santun, Pak Rektor memanggil kita Prof. Saya menjawabnya.

Iya segera aku ke ruangan Beliau. Hati ini bercampur antara senang dan sedikit galau.

Senang karena setelah shalat dzuhur akan kuantar putraku mappetuada, melamar wanita pujaannya.

Aku galau karena dipanggil oleh Rektor-ku yang sekonyong-konyong di siang bolong itu. Ada apa? gumamku.

Beberapa saat kemudian, aku tiba di Menara Pinisi. Menara yang 2 tahun 3 bulan bersamaku dalam suka dan duka.

Aku kemudian bergegas menemui Rektor-ku. Aku titip tasku di pojok ruangan Pak Mus, staf Rektor-ku yang sangat santun ketika bercakap denganku.

Aku izin untuk menemui Pak Rektor. Pak Mus menyuruhku menunggu. Karena sedang ada tamu di ruang Rektor-ku

Setelah menunggu sesaat di ruang tunggu. Sambil duduk entah apa yang kupikir. Karena pikiranku galau, ada apa dengan diriku.

Tibalah waktunya aku dipersilakan masuk oleh Pak Mus. Aku ketuk pintu ruang Rektor-ku. Lalu wajahku kumasukkan sebagian dalam ruangan.

Diikuti langkah tegapku. Aku duduk di kursi, di depan meja Rektor-ku. Sungguh bahagia diriku ini.

Di awal dari percakapanku dengan Rektor-ku. Betapa tidak, gumamku dalam hati.

Maha Besar Allah, baru kali ini. Rektor-ku memberikan ruang bagiku yang begitu indah, bak sedang dalam nirwana.

Tawa, canda ria, dan semua plong. Baru kali itu aku rasakan indahnya bersama dengan Rektor-ku.

Sekonyong-konyong Rektor-ku berkalimat. Pasti tersiksa sebagai WR 3 toh. Aduh apa jawaban yang akan kuberikan.

Akhirnya aku menyerah, aku tidak bisa berbuat banyak. Toh segalanya ada pada Rektor-ku.

Rektor-ku kemudian berkalimat, saya akan mengganti Bapak (aku) esok hari. Pengganti sudah dipersiapkan untukku.

Rektor-ku sempat berkata ada ruang-ruang yang menantimu. Tapi aku tidak bisa berkalimat.

Aku tetap tegar. Menatap wajah Rektor-ku. Yang siang cerah itu. Bagaikan nirwana bagiku.

Tidak seperti biasanya. Aku lalu keluar dari ruang Beliau, Rektor-ku yang tentu sangat aku sayang.

Setiap kali saya katakan pada sahabat-sahabatku. Aku sangat menyayangi Rektor-ku.

Bahkan aku sering berkata. Aku siap mati untuk membela Rektor-ku kalau ada yang mencoba menyakitinya.

Tapi saya setiap saat termarginalkan. Tidak ada kuasa. Lemah tak berdaya.

Aku keluar pintu depan ruang Rektor-ku. Lalu beranjak dengan tegar ke ruang Pak Mus.

Kuambil tasku yang kutitip di pojok ruangan Pak Mus. Aku pamit sambil bercanda. Dalam tas ini ada uang.

Aku lalu pergi ke ruanganku di lantai 6. Aku ketemu putraku yang juga menyupiri aku saat itu.

Karena supir yang selama ini bersamaku hilang tanpa kabar, bak ditelan bumi.

Dengan berupaya tegar kutelepon istriku. Tapi tidak diangkat. Kutelepon lagi juga tidak diangkat.

Lalu kutelepon putriku. Tidak diangkat, kutelepon lagi juga tidak diangkat. Karena di rumah sedang persiapan mappettuada, yang setelah itu tinggal sekitar 2 jam.

Saat kutatap jam di ruanganku. Yang setia menemaniku selama 2 tahun 3 bulan. 

Aku sampaikan putraku yang kebetulan ada bersamaku. Ia yang membawa mobil. Ia juga yang akan melamar perempuan yang ia temui di awal studi SMA-nya.

Seorang perempuan yang telah ditinggal mati sang ayah. Yang akan menjadikan aku sebagai ayahnya.

Siang itu, aku melayani mahasiswaku seperti biasanya. Setelah tidak ada lagi mahasiswaku yang butuh nasihat, bimbingan dan tanda tanganku. 

Saya pamit kepada stafku, namanya Syamsu Rijal, aku sering memanggilnya Dinda Rijal. Dinda aku pulang dulu yah.

Aku akan mengantar putraku yang saat itu mengantarku. Untuk mappettuada.

Kulirik jam dinding di ruanganku. Saatnya pukul 11:50. Aku bergegas pulang.

Karena mappettuada akan berlangsung ba’da shalat dhuhur. Dan rumahku begitu jauh.

Dari tempat aku memberikan layanan kepada mahasiswaku. Teman diskusiku.

Saat tiba di rumahku di Sudiang. Sudah ada beberapa orang yang akan mengantar putraku untuk mappettuada.

Jumlahnya tidak banyak. Tidak sampai 20 orang.

Putra bungsuku. Yang kelas 6 SD menghampiriku. Lalu berkata. Digantiki Bapak.

Aku bilang. Siapa yang bilang. Ia kemudian berkata Pung Elsa.

Rupanya putriku telah diberitahu tentang kabar pemberhentianku oleh putraku.

Aku bilang diam. Jangan bilang – bilang. Karena beberapa saat lagi kami akan mengantar putraku untuk melamar pujaan hatinya.

Aku lewati cobaan itu dengan berupaya tegar. Tapi aku hanya manusia biasa, manusia kerdil, tak berdaya, tak kuasa, sempat juga aku labil

Esok hari aku menuju Menara Pinisi, yang lebih 2 tahun bersama denganku dalam teriknya mentari ketika anak-anakku berteriak, aksi.

Bersamaku dengan dinginnya rembulan, ketika tetap berteriak menyampaikan pesan-pesannya.

Dan aku tidak marah ketika mereka berteriak. Karena mereka adalah kontrol sosial. Dan mengontrol diriku.

Tapi aku sering berkalimat, jangan barbar ketika aksi. Sampaikan dengan elok dan santun.

Aku dan putriku serta dua putraku mengemas barang-barangku tak tersisa. Kunci mobil turut kuserahkan. Yang telah lama mengantarku siang dan malam.

Saat hari terakhirku di Menara Pinisi. Masih sibuk melayani mahasiswa.

Para ketua umum dan pengurus UKM silih berganti ke ruanganku minta tanda tangan.

Aku lalu bilang dalam keadaan tersedu, maaf dek yah, ini hari terakhir aku berikan pelayanan.

Salah seorang di antaranya berkata mauki keluar daerah Prof, aku bilang dalam tangis yang begitu dalam dengan air mata membasahi pipiku.

Padahal aku tidak pernah menangis tatkala datang berita penggantian diriku selaku WR 3.

Aku menangis ketika bersama dengan mahasiswa yang setiap saat butuh layanan dariku.

Aku persilakan mereka minum seadanya dan makan kue cap Khong Guan yang senantisa aku suguhkan ke mahasiswa saat bertandang ke ruanganku.

Silakan diminum tehnya Dinda, ini teh terakhirku yang aku suguhkan sebagai WR 3, sesekali aku, mahasiswaku meneteskan air mata atas berita terkait penggantianku.

Yang datangnya tiba – tiba. Aku yang tidak lagi berdaya.

Memohon maaf yang sangat. Kepada Rektor-ku yang sungguh aku mencintainya.

Aku memohon maaf kepada para Wakil Rektor, Para Dekan dan Direktur, Para Ketua Lembaga, Para Kepala Biro

Para ataf ahli saya, Staf khusus saya, Para fungsionaris lembaga. Dari tingkat himaprodi hingga universitas.

Maafkan diriku. Bila selama kuberikan layanan. Ada yang tidak sempurna

Ada yang tersakiti dari tingkah dan tutur kataku yang tidak santun.

Maafkan aku. Dan dari lubuk hatiku yang paling dalam sekali lagi aku minta maaf.

Tulisan ini ditulis langsung oleh Prof. Dr. Sukardi Weda, SS, M.Hum., M.Pd., M.Si., MM, M.Sos.I.,MAP  pada Sabtu (5/11).

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Rektor UMI Makassar: Jusuf Kalla Difitnah dan Diserang Kehormatannya
Berita Terkait
Topik Terkait
Jangan Lewatkan
Terpopuler
Kurir Judi Online Bernilai Miliaran Rupiah Ditangkap Tim Siber Polrestabes Makassar

Kurir Judi Online Bernilai Miliaran Rupiah Ditangkap Tim Siber Polrestabes Makassar

News

25 Okt 2026
Tiga lelaki berinisial NRT, NZT dan SS, ditangkap polisi tim siber Polrestabes Makassar kerena diduga sebagai sindikat judi online luar negeri. Kejahatan mereka 1,3 M.
Kasus Pengeroyokan Siswa SMP di Gowa, Pemulihan Korban Jadi Sorotan

Kasus Pengeroyokan Siswa SMP di Gowa, Pemulihan Korban Jadi Sorotan

News

25 Okt 2026
Mata siswa SMP korban dugaan pengeroyokan di Gowa masih mengalami luka. Pemerhati perempuan dan anak mendorong asesmen psikologis, pendampingan korban, serta penanganan y
PPA Polrestabes Makassar Dalami Kasus Mahasiswi Meninggal

PPA Polrestabes Makassar Dalami Kasus Mahasiswi Meninggal

News

24 Okt 2026
PPA Satreskrim Polrestabes Makassar mendalami kematian mahasiswi dan janinnya. Pacar korban sebelumnya diamankan Polsek Rappocini, sementara dugaan keterkaitan obat denga
Mencuri Barang Kiriman Dari Bekas Kantor

Mencuri Barang Kiriman Dari Bekas Kantor

News

23 Okt 2026
Sebuah kantor ekspedisi jasa pengiriman barang, JNE, kecurian. Video CCTV memperlihatkan ciri pelaku. Polisi menangkapnya dan menemukan sejumlah barang curian.
Kebakaran di Sinjai Capai 15 Hektare, Hutan Lindung dan Kebun Warga Terbakar.

Kebakaran di Sinjai Capai 15 Hektare, Hutan Lindung dan Kebun Warga Terbakar.

News

23 Okt 2026
Kebakaran di Desa Lamattiriattang, Sinjai, menghanguskan sekitar 15 hektare hutan lindung dan perkebunan warga. Damkar mencatat enam titik kebakaran dan mengimbau masyara
Selengkapnya
Terpopuler VIVA
Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Bola

26 Okt 2026
PSSI dan Kemenkum pantau 7 pemain asing dan keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, mulai dari Markus Ellertsson hingga Taisei Marukawa.
Usai Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Tak Pernah Dimainkan Millwall Lagi

Usai Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Tak Pernah Dimainkan Millwall Lagi

Bola

26 Okt 2026
Nasib Elkan Baggott bersama Millwall belum membaik setelah menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Bek tengah tersebut masih kesulitan mendap
Mitchell Baker Terpilih di MLS SuperDraft, Bintang Timnas Indonesia Bidik Karier Profesional

Mitchell Baker Terpilih di MLS SuperDraft, Bintang Timnas Indonesia Bidik Karier Profesional

Bola

26 Okt 2026
Mitchell Baker menjadi salah satu pemain muda yang mencuri perhatian setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Di usianya yang baru menginjak 19 ta
Terpopuler: Ranking Liga Indonesia Tembus 5 Besar Asia, Sinyal Kuat Reno Munz Gabung Timnas

Terpopuler: Ranking Liga Indonesia Tembus 5 Besar Asia, Sinyal Kuat Reno Munz Gabung Timnas

Bola

26 Okt 2026
Terpopuler VIVA Bola 25 Oktober 2026: ranking liga Indonesia tembus 5 besar Asia, Reno Munz dikaitkan dengan Timnas Indonesia, dan kabar terbaru sepak bola lainnya.
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dipermalukan Bournemouth 3-0 di Old Trafford

Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dipermalukan Bournemouth 3-0 di Old Trafford

Bola

26 Okt 2026
Michael Carrick ngaku pasrah soal masa depannya usai Manchester United dihajar Bournemouth 0-3 di Old Trafford. Ia menegaskan tetap bertanggung jawab penuh atas hasil bur
Selengkapnya
Viva Partner Network
img_title

Ole Romeny Comeback di Fortuna Sittard, Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik

Bandung

19 menit lalu
Ole Romeny akhirnya kembali merumput bersama Fortuna Sittard setelah sempat menepi usai membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang berusia 26
img_title

Korporasi Swasta Bongkar 12 Rumah Warga Pati, Anggaran Renovasi Tembus Rp840 Juta

Olret

23 menit lalu
Sebanyak 12 rumah warga Pati direnovasi dan dibangun ulang dengan bantuan Rp840 juta melalui program Rumah Sederhana Layak Huni yang diinisiasi oleh Djarum.
img_title

Bintang Timnas Indonesia Mitchell Baker Segera Berkarier di MLS

Bandung

44 menit lalu
Mitchell Lee Baker membuka peluang baru dalam perjalanan karier sepak bolanya setelah terpilih oleh Colorado Rapids dalam ajang MLS SuperDraft 2026. Penyerang Timnas
img_title

Julie Laiskodat di Sumba Timur Sosialisasikan Peran dan Fungsi LPS

Ntt

sekitar 1 jam lalu
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar sosialisasi peran dan fungsi LPS di STT Terpadu Waingapu, NTT.
Selengkapnya
Isu Terkini
Pilihan Redaksi
Kasus Pengeroyokan Siswa SMP di Gowa, Pemulihan Korban Jadi Sorotan

Kasus Pengeroyokan Siswa SMP di Gowa, Pemulihan Korban Jadi Sorotan

News

25 Okt 2026
Mata siswa SMP korban dugaan pengeroyokan di Gowa masih mengalami luka. Pemerhati perempuan dan anak mendorong asesmen psikologis, pendampingan korban, serta penanganan y
Kurir Judi Online Bernilai Miliaran Rupiah Ditangkap Tim Siber Polrestabes Makassar

Kurir Judi Online Bernilai Miliaran Rupiah Ditangkap Tim Siber Polrestabes Makassar

News

25 Okt 2026
Tiga lelaki berinisial NRT, NZT dan SS, ditangkap polisi tim siber Polrestabes Makassar kerena diduga sebagai sindikat judi online luar negeri. Kejahatan mereka 1,3 M.
PPA Polrestabes Makassar Dalami Kasus Mahasiswi Meninggal

PPA Polrestabes Makassar Dalami Kasus Mahasiswi Meninggal

News

24 Okt 2026
PPA Satreskrim Polrestabes Makassar mendalami kematian mahasiswi dan janinnya. Pacar korban sebelumnya diamankan Polsek Rappocini, sementara dugaan keterkaitan obat denga