Korban Longsor di Gowa Bertambah, 4 Korban Sementara Dicari

Bencana tanah longsor di Kabupaten Gowa
Bencana tanah longsor di Kabupaten Gowa
Sumber :
  • Istimewa

Sulawesi.viva.co.idKorban bencana alam tanah longsor di Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, bertambah. 

Berdasarkan laporan tim Basarnas Sulsel dari lokasi kejadian, terdapat dua titik yang terdampak longsor yang menyebabkan korban jiwa, yakni di Dusun Kunyika dan Dusun Borong Sapiria.

Di Dusun Kunyika, dilaporkan adanya rumah tertimbun tanah. Seorang warga Daeng Ngasseng (60) hilang dalam musibah itu dan belum ditemukan.

Sedangkan di Dusun Borong Sapiria, sebelumnya, dilaporkan sebuah mobil terseret longsoran yang menyebabkan satu orang meninggal, tiga orang lainnya belum ditemukan, yakni Nursamsia (25),  Muh Royan (6) dan Jumria (37). Sehingga, total empat korban yang sementara dalam pencarian. 

Longsor timpa kendaraan di Gowa, Sulsel.

Longsor timpa kendaraan di Gowa, Sulsel.

Photo :
  • Istimewa

Guna memaksimalkan upaya pencarian, Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Dr. Djunaidi, S.Sos., MM., mengaku telah menambah personel Search and Rescue Unit (SRU) dan sudah dikerahkan menuju ke lokasi kejadian pada Kamis pagi tadi.

"Proses pencarian akan dibagi di dua titik, masing-masing di Dusun Kunyika dan Dusun Borong Sapiria. Mereka akan memeriksa lokasi dan menyingkirkan material tanah serta menyisir sepanjang aliran sungai yang memungkinkan korban terseret," ujarnya.

Sementara itu, tiga korban yang sebelumnya telah ditemukan, masing-masing atas nama Sunaria (38), warga Dusun Kunyika, dan dua korban dari Dusun Sapiria, yaitu Nuraeni (47) dan Nurhaya (24), ketiganya telah dievakuasi tim SAR gabungan, dan jenazahnya telah diserahkan ke pihak keluarga.

"Semoga dengan tambahan SRU, mereka mampu bekerja dengan baik dan maksimal sehingga ketiga korban bisa segera ditemukan," kata Djunaidi.

Longsor menutupi badan jalanan di Gowa.

Longsor menutupi badan jalanan di Gowa.

Photo :
  • Istimewa