Kenapa Pelaku Pengeroyokan IRT dan Anaknya di Takalar Belum Ditangkap ?

Ini Salah Satu Pelaku Pengeroyokan IRT dan Anaknya di Takalar
Sumber :
  • Screenshot Video Dokumentasi korban

Sulawesi.Viva.co.id - Pelaku penganiayaan dan pengeroyokan  Ibu Rumah Tangga (IRT) atas nama Muliati (46) dan Anaknya yang bernama Nur Aeni Yusran (18) warga Dusun Tuma'biring, Desa Galesong Baru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, masih bebas berkeliaran.

Kapolri Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 Terjadi Sabtu Dini Hari, Kecelakaan Lalu Lintas Menurun Signifikan

Kata korban, ia sudah melaporkan ke 4 pelaku tersebut ke Polres Takalar, namun pelaku sampai saat ini belum di tangkap.

"Saya sudah melapor ke Polres Takalar pada hari kejadian itu juga, tetapi sudah beberapa hari ini, saya lihat pelaku masih berkeliaran."jelas Muliati.

Pertama Kali Dilaksanakan, Ribuan Warga Galesong Meriahkan Malam Takbiran dengan Pawai Obor, ini Sosok Yang Menginisiasi

Muliati bercerita  jika dirinya takut dan trauma apabila melihat para pelaku yang masih berkeliaran di sekitar rumahnya.

"Saya takut dan trauma kalau melihat para pelaku yang kini masih bebas berkeliaran di sekitar rumah."ujarnya.

DPR-RI H. Achmad Daeng Se’re Perjuangkan Aspirasi Warga Jeneponto: Dorong Pariwisata, UMKM, dan Solusi Kredit Macet

Korban mengaku, meskipun para pelaku masih keluarga dekatnya, dirinya masih takut dan merasa tidak aman tinggal di rumahnya pasca kejadian itu.

"Pria yang memakai baju berwarna merah celana putih, di dalam video itu namanya Abdul Majid Dg. Sikki, dia sepupu saya, kalau dari 3 pelaku lainya, itu ponakan."Ungkap Muliati.

Halaman Selanjutnya
img_title