Dukung Pertanian Nasional, Pupuk Indonesia Gelar Program Bazar Pupuk di Bone dan Jeneponto

Pupuk Indonesia Gelar Basar Pupuk di Bone dan Jeneponto
Sumber :

Dari kinerja produksi sampai dengan 31 Desember 2023, Pupuk Indonesia berhasil memproduksi 18,71 juta ton, terdiri dari 7,69 juta ton Urea, 3,06 juta ton NPK, 814 ribu ton pupuk lainnya, dan non pupuk sebesar 7,13 juta ton (amonia, asam sulfat, asam fosfat, dan lainnya). 

Ancaman Wereng Putih di Jampea: Krisis yang Tak Boleh Dianggap Sepele

Tak hanya memfokuskan perhatian pada penyaluran pupuk subsidi, Pupuk Indonesia dan Kementerian BUMN merancang program MAKMUR. Melalui MAKMUR, Pupuk Indonesia menciptakan ekosistem pertanian mandiri yang meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani melalui penggunaan pupuk nonsubsidi.

Tidak hanya terbatas pada distribusi pupuk, program ini juga menekankan pemberdayaan petani melalui pendampingan intensif, fasilitas akses permodalan, perlindungan risiko, dan jaminan pasar. 

Serangan Wereng Putih di Pulau Jampea: Petani Terancam Gagal Panen, Pemerintah Lamban Bertindak

Di samping itu, saat ini Pupuk Indonesia juga tengah menggencarkan program Gebyar Diskon Pupuk yang akan hadir di 30 kota seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk menghadirkan akses mudah bagi petani untuk memperoleh pupuk dengan harga terjangkau. 

“Dengan dukungan dari pemerintah, kami akan memaksimalkan berbagai upaya untuk mendukung kemudahan dalam memperoleh pupuk di seluruh Indonesia. Sehingga, adanya inisiatif ini menjadi salah satu cerminan dari komitmen Pupuk Indonesia untuk menciptakan dampak positif bagi petani serta masyarakat setempat,” tutup Tri.

Stok Pupuk Subsidi Capai 200%, Pupuk Indonesia Siap Penuhi Kebutuhan Petani