Cekcok Mulut Berakhir Tragis, Pria di Jeneponto Tewas Usai Ditikam Badik
- Sulawesi.viva.co.id
SULAWESI.VIVA.CO.ID --- Seorang pria berdarah-darah diduga usai ditikam senjata tajam jenis badik di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Pria yang ditikam itu berinisial SU (46), imbas penikaman itu SU mengalami luka tusukan di sekujur tubuhnya dan tewas.
Sementara terduga pelaku berinisal SA (27). Peristiwa ini terjadi pada Kamis (23/4/2026), sekitar pukul 18.30 WITA, di Lingkungan Batu Cidu', Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang.
Peristowa itu bermula, ketika korban mendatangi rumah pelaku dengan maksud untuk menyelesaikan pertengkaran mulut yang terjadi pada Jumat, (10/4/2026) lalu.
Terduga Pelaku Diamankan Tim Pegasus Polres Jeneponto
- Sulawesi.viva.co.id
Kala itu, korban dan pelaku sedang bernyanyi (karaoke) bersama di orang tua SA. Mereka berdua dikabarkan sempat adu mulut.
Menyimpan dendam itu, SU ditemui dan ditikam oleh SA. Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman membenarkan insiden itu.
Korban sempat mempertanyakan perihal peristiwa sebelumnya dengan bahasa daerah terkait perlakuannya.
“Ngura nupakamanjo dudua” (Mengapa kau memperlakukan saya seperti itu), tanya korban kepada pelaku.
Melihat situasi memanas, seorang saksi bernama Ismail sempat membujuk korban untuk pulang.
Namun, saat korban hendak beranjak pergi, pelaku tiba-tiba menyerang dari arah belakang menggunakan sebilah badik.
Tikaman pertama mengenai punggung korban. Saat korban berbalik badan untuk membela diri, pelaku kembali menghujamkan senjatanya ke arah bawah ketiak kanan hingga korban tersungkur.
Tak berhenti di situ, pelaku terus menikam korban berulangkali hingga Ismail terpaksa merangkul pelaku dan merebut paksa badik tersebut.
Pelaku kemudian melarikan diri sebelum akhirnya tertangkap tim gabungan.
“Pelaku Diamankan oleh petugas saat bersembunyi di Dusun Bontoburungeng sekira pukul 01.30 WITA,” ujar Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman melalui keterangan tertulisnya, Jumat (24/4/2026).
Terduga Pelaku Diamankan Tim Pegasus Polres Jeneponto
- Sulawesi.viva.co.id
Lebih jauh, AKP Nurman menyebutkan motif dari insiden ini dilakukan oleh pelaku karena tersulut emosi (khilaf).
Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan luka robek pada telinga pelaku yang diduga akibat gigitan korban saat terjadi perselisihan sebelumnya.
“Terduga pelaku terpancing emosinya karena mendapat luka terbuka di bagian telinga akibat digigit oleh korban, sehingga ia mengambil senjata tajam dan menikam korban,” ungkapnya.